'eh eh, jadi mau tanya hil.
merasa terbebani ato berat ga, sbagai lakilaki, untuk menghidupi keluarganya?'
bisa menghidupi keluarga itu kebanggaan.
manifestasi tertinggi laki-laki...
----
Sent using a Sony Ericsson mobile phone
Tampilkan postingan dengan label keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keluarga. Tampilkan semua postingan
sms 080312 21:27
ditulis oleh
Hilmy Nugraha
10 Maret 2012
Labels:
keluarga,
laki-laki,
manifestasi,
tertinggi
0
kata-kata
Plong!
Kalau Andri akhirnya menikah, itu artinya plong. Setelah berkenalan dekat selama kurang lebih lima tahun, apalagi yang mau dicapai selain pernikahan?
Kalau mas Umang, tetanggaku, akhirnya menikah, itu juga artinya plong. Setelah lama bujangan, hingga cukup umur, kemudian menemukan tambatan hatinya.
Kalau Om Didin, omku yang paling telat nikahnya, akhirnya punya anak. Apalagi yang dinanti? Plong rasanya.
Kalau aku kelak lulus kuliah, maka akan ada rasa plong juga di hatiku. Bagaimana tidak, berjuang lima tahun disebuah kampus kecil nan menyeramkan, apalagi yang dicari selain bisa lekas keluar dari situ?
Aku bisa membayangkan, bagaimana wajah mereka, juga aku ketika bisa mencapai rasa plong itu. Mencapai apa yang sudah diimpikan. Mendapatkan apa yang sudah dinanti. Plong!
dan kata mas Arif, boleh plong, asal jangan plonga-plongo.
nb : selamat hari lahir, buwat azis n kusworo. juga otong. semoga umur kalian berkah.
080311
08:19
Jomblo tapi Bahagia - Seuries Band
sesuai dengan judul lagu diatas, begitupun juga diriku. Plong!
Kalau mas Umang, tetanggaku, akhirnya menikah, itu juga artinya plong. Setelah lama bujangan, hingga cukup umur, kemudian menemukan tambatan hatinya.
Kalau Om Didin, omku yang paling telat nikahnya, akhirnya punya anak. Apalagi yang dinanti? Plong rasanya.
Kalau aku kelak lulus kuliah, maka akan ada rasa plong juga di hatiku. Bagaimana tidak, berjuang lima tahun disebuah kampus kecil nan menyeramkan, apalagi yang dicari selain bisa lekas keluar dari situ?
Aku bisa membayangkan, bagaimana wajah mereka, juga aku ketika bisa mencapai rasa plong itu. Mencapai apa yang sudah diimpikan. Mendapatkan apa yang sudah dinanti. Plong!
dan kata mas Arif, boleh plong, asal jangan plonga-plongo.
nb : selamat hari lahir, buwat azis n kusworo. juga otong. semoga umur kalian berkah.
080311
08:19
Jomblo tapi Bahagia - Seuries Band
sesuai dengan judul lagu diatas, begitupun juga diriku. Plong!
Perpindahan Mimpi
Mbakku kemarin baru aja manggung. Nyanyi sama nari. Nyanyi pas peresmian gedung RSU banyumas, nari pas seminar internal di Queen Garden Baturraden. Bagi orang lain mungkin ini tidak spesial, tapi lain bagi mbakku. Dia menanggapinya dengan senang, hati berbunga, perasaan membuncah dan mulut sedikit menganga. Apalagi kalau bukan seorang perawat dengan segala kesibukannya belajar menyanyi disela waktunya, plus menari. Wah, aku sendiri ndak kebayang kayak apa.
Seriang dia pulang sore, melebihi jadwalnya. Dianggap lemburpun tidak. Tapi berlatih itu sendiri sudah menjadi sebuah kebanggaan yang cukup. Mbakku menyanyi didepan pak Gubernur dan pak Bupati. Mbakku juga menari didepan peserta seminar internal yang tempatnya di Queen Garden. Kapan lagi ke Hotel yang terkenal di Baturraden itu.
Aku melihat hal ini sebagai perwujudan mimpi. Ya, aku percaya sekali. Hidup itu adalah perpindahan dari satu mimpi ke mimpi lain. Sama seperti kehidupan mbakku, beliau mungkin tidak pernah sadar suatu saat akan melakukan hal ini, tapi jauh dari lubuk hati, atau pikiran alam bawah sadar, dia pernah memimpikannya. Meski hanya terbersit.
Sekarang mungkin aku belum bis amencapai mimpi-mimpiku. Tapi aku yakin, Allah Maha Mendengar, Allah Maha Tahu. Dan Dia Maha Mengabulkan. Sekecil apapun doa kita, sependek apapun harapan kita, serendah apapun mimpi kita. Niscaya semua terwujud. Dekati saja Dia...
06:58
050311
selamat hari lahir ukhas, semoga berbahagia dan barokah.
hari ini aku mau menulis banyak.
Seriang dia pulang sore, melebihi jadwalnya. Dianggap lemburpun tidak. Tapi berlatih itu sendiri sudah menjadi sebuah kebanggaan yang cukup. Mbakku menyanyi didepan pak Gubernur dan pak Bupati. Mbakku juga menari didepan peserta seminar internal yang tempatnya di Queen Garden. Kapan lagi ke Hotel yang terkenal di Baturraden itu.
Aku melihat hal ini sebagai perwujudan mimpi. Ya, aku percaya sekali. Hidup itu adalah perpindahan dari satu mimpi ke mimpi lain. Sama seperti kehidupan mbakku, beliau mungkin tidak pernah sadar suatu saat akan melakukan hal ini, tapi jauh dari lubuk hati, atau pikiran alam bawah sadar, dia pernah memimpikannya. Meski hanya terbersit.
Sekarang mungkin aku belum bis amencapai mimpi-mimpiku. Tapi aku yakin, Allah Maha Mendengar, Allah Maha Tahu. Dan Dia Maha Mengabulkan. Sekecil apapun doa kita, sependek apapun harapan kita, serendah apapun mimpi kita. Niscaya semua terwujud. Dekati saja Dia...
06:58
050311
selamat hari lahir ukhas, semoga berbahagia dan barokah.
hari ini aku mau menulis banyak.
ditulis oleh
Hilmy Nugraha
7 Maret 2011
Labels:
keluarga,
me,
mimpi,
pemikiran,
perenungan
5
kata-kata
hari #6 : tentang idealisme

#tentang idealisme
berbicara tentang idealisme cenderung berbicara tentang masa muda yang meluap-luap. namun bukan berarti pula orang tua tak punya idealisme. idealisme memang tumbuh dikala muda. kadang disaat kita belum melihat dunia seutuhnya. sehingga kita selalu mendambakan kehidupan yang selalu ideal dengan pikiran dan harapan kita. sehingga pula, banyak orang tua yang hidup lebih fleksibel terhadap idealisme mereka sendiri karena kalah perang dengan realitas.
aku pernah berkata pada nadia, teman diskusiku,
"anak muda seperti kita hanya punya idealisme nad, kita harus jaga, jangan sampai ilang."
apalagi yang dimiliki anak muda ingusan macam kita, selain pikiran dan harapan akan kehidupan sesuai dengan apa yang kita inginkan. inilah idealisme.
anak muda selalu punya pikiran yang banyak berseberangan dengan orang tua. meski kadang berseberangan tidak selamanya buruk. namun yang perlu ditekankan adalah, bagaimana kita tetap berjalan pada idealisme kita, tanpa luntur oleh relitas yang terjadi keseharian.
aku punya harapan besar tentang bagaimana hidupku dimasa datang. bukan berarti aku mendikte Allah, tapi inilah harapan, justru keyakinanku terhadap Dia diuji disini. harapanku adalah hidup sebagai pengusaha, yang mempunyai banyak usaha dan beberapa aktivitas sosial. tentunya menyenangkan dalam bayanganku.
nah, yang terjadi adalah sebaliknya. yang kulakukan kini tampak tidaklah menyenangkan bagi orang lain, termasuk keluargaku. waktu kerjaku tak tentu. kadang pagi sekali, shubuh bahkan. kadang tengah hari terik, kadang sore hari senja atau kadang bahkan tengah malam pekat. tempat kerjakupun tak jelas. kadang bisa didepan laptop sipu, diskusi bareng teman di alun-alun, atau bahkan keluar ke kota antah berantah. hal ini yang mungkin belum bisa diterima oleh keluargaku.
apalagi ditambah apa yang kuusahakan selama ini belum menunjukan hasil finansial yang prima. meski aku tak pernah menyalahkan Allah, disinilah idealisme dan realisme ditarungkan. aku berhadapan dengan kondisi bahwa lapar itu nyata, bukan angan-angan. lapar itu harus terobati dengan makan, bukan dengan suplemen motivasi seperti sabar, ikhlas, atau syukur.
idealismeku adalah menjadi pengusaha sedang realitasnya adalah aku belum aman secara finansial dengan jalan ini.
sering yang terjadi, lunturnya idealisme bukan karena faktor malas menjaga, namun lebih ke faktor luar diri kita. kadang keluarga kita tidak setuju dengan apa yang kita usahakan. kadang orang yang kita sayangi tidak mendukung dengan apa yang kita lakukan.
disinilah, kita perlu strategi. kita tentu saja bisa hidup dengan idealisme kita, tapi orang-orang didekat kita, apakah mereka selalu menerimanya? rasanya tidak selalu. kita butuh cara meyakinkan mereka, bahwa apa yang kita lakukan itu selalu butuh proses. sekecil apapun, termasuk dalah hal usaha.
komunikasikan idealisme kita, tak perlu ngotot. pelanlah, supaya orang -orang didekat kita paham, apa yang sedang kita perjuangkan.
sepertinya memang benar, setiap idealisme butuh pengorbanan.
berat, tapi lebih berat lagi hidup tanpa idealisme.
syukurku di hari ini ya Rahman..
07:05
19 januari 2011
pagi yang indah,
mendengaran etalase-nya Sore,
mantap ni album.
ditulis oleh
Hilmy Nugraha
19 Januari 2011
Labels:
2011,
idealisme,
keluarga,
me,
ulang tahun
4
kata-kata
hari #3 : tentang neysa

#tentang neysa
neysa adalah keponakan pertamaku. bernama panjang, neysa kayla zebadia adisha. entah artinya apa, bundanya yang membuat namanya. umurnya 3 tahun di oktober tahun lalu. sekarang dia sudah masuk ke playgroup, belajar sambil bermain bersama teman-teman sebayanya.
neysa sudah bisa menyanyi, puluhan lagu populer anak-anak dan beberapa lagu dewasa. syukurlah, aku memang tak banya mencekokinya lagu-lagu populer jaman sekarang. aku lengkapi laptopku dengan lagu-lagu anak-anak.
neysa sudah bisa bersepeda, meski masih beroda empat. lincah bukan main. kalau membelok sudah bergaya macam profesional saja. neysa sudah bisa menyalakan benda-benda elektronik macam televisi, vcd player, kipas angin, saklar lampu hingga handphone. anak jaman sekarang memang peka dengan teknologi.
berbicaranya masih belum lancar benar. belum bisa mengatakan 'r' dan 'c'. lucu bukan main. namun dia sudah tahu hukum sebab akibat, tahu kalau tak mandi nanti jadi bau. tahu kalau tak makan jadi sakit. tahu kalau jatuh nanti sakit. tahu kalau sakit itu harus diobati. macam-macam saja.
hobinya bermain sepeda dan jalan-jalan. sama seperti omnya.
neysa suka makan nugget dan kebab. bersyukurlah, barangnya gampang dicari. neysa juga suka permen dan eskrim. ini adalah diferensiasi antara aku dan dia.
disisi lucunya, anak kecil selalu punya sisi rewelnya. beberapa hari ini neysa sedang rewel. aku tahu, kondisi tubuhnya memang sedang tidak sehat. jadi dia sedikit manja dan mudah menangis. satu keluarga jadi kebingungan dibuatnya.
kapan-kapan aku pengen mengajak neysa hujan-hujanan. hehe. biar dia menikmati alam.
neysa, lucu.
doakan ommu ya, moga kamu cepet dapet tante. hehe
07:49
16 januari 2011
bento - iwan fals
masih flu, menikmati ingus meleleh di hidung.
ditulis oleh
Hilmy Nugraha
16 Januari 2011
Labels:
keluarga,
me,
neysa,
pemikiran,
ulang tahun
2
kata-kata
hari # 1 : mencintai dan dicintai

# tentang mencintai dan dicintai
mencintai seseorang itu susah, namun dicintai orang itu jauh lebih susah.
aku percaya. teman satu kelasku selama 3 tahun pernah menanyakan ini padaku,
"hill, berat mana, mencintai atau dicintai?", tanyanya.
aku diam saja. pertanyaan ini terlalu dangkal oleh otakku yang miskin pemahaman kala itu.
"dicintai itu lebih berat, kau harus pandai menjaga hati orang yang kau cintai.", jawabnya tanpa ku minta.
pernyataan ini selalu ada dalam pikiranku, hingga kini.
lalu memang yang diperlukan adalah kata 'saling'. kata ini adalah kata kerjasama. kata yang membuat orang yang melakukan mendapat hal tidak cuma sepihak. namun berbalas. saling mencintai dan saling dicintai. mungkin inilah kata yang pernah dikatakan iswa kepadaku, bahwa dia akan mencari seseorang untuk dijadikan suami, yang dia mencintai orangnya dan orangnya mencintai dia. cukup. tak ada kriteria lebih. subhanallah.
Mencintai seseorang bukanlah apa-apa.. Dicintai seseorang adalah sesuatu.. Dicintai oleh orang yang kau cintai sangatlah berarti.. Tapi dicintai sang pencipta adalah segalanya..subhanallah ya...
#1 : mencintai dan dicintai
06:37
14 januari 2011
sudah mandi, alhamdulillah.
suara bising dari arah luar.
selamat hari lahir untuk miss ari dan my, semoga berbahagia.
ditulis oleh
Hilmy Nugraha
14 Januari 2011
Labels:
keluarga,
me,
mencintai,
pemikiran,
perenungan,
ulang tahun
6
kata-kata
neysa minta gitar
entah. tak ada angin, tak ada hujan. pagi itu neysa minta gitar. ya, dia minta gitar. alat musik petik dengan bolong di tengah tabung resonansinya. dia benar-benar memintanya dengan jelas.
entah setan darimana yang merasukinya, yang jelas bukan setan john lenon. dia bahkan merancang band dengan menunjuk aku sebagai drummer dan eyang sebagai vokalis.
"neysa gital, ombimi dam, eyang yang nyanyi...", celoteh neysa.
beegh. konsep handal darimana ini? tahu dari mana kalo aku memang pernah belajar drum dan eyang memang suka bernyanyi? beegh! bisa jadi dia titisan Ucok AKA atau mungkin jimi hendrix.
aku mengiyakan. dan sorenya, ayahnya pulang bawa gitar.
selanjutnya? dia sudah menguasai ducky style ala ian antono. dahsyat.
13 januari
08:22
seusai mencuci baju-baju putih,
aku ternyata suka putih.
sembari iwan fals-an.
entah setan darimana yang merasukinya, yang jelas bukan setan john lenon. dia bahkan merancang band dengan menunjuk aku sebagai drummer dan eyang sebagai vokalis.
"neysa gital, ombimi dam, eyang yang nyanyi...", celoteh neysa.
beegh. konsep handal darimana ini? tahu dari mana kalo aku memang pernah belajar drum dan eyang memang suka bernyanyi? beegh! bisa jadi dia titisan Ucok AKA atau mungkin jimi hendrix.
aku mengiyakan. dan sorenya, ayahnya pulang bawa gitar.
selanjutnya? dia sudah menguasai ducky style ala ian antono. dahsyat.
13 januari
08:22
seusai mencuci baju-baju putih,
aku ternyata suka putih.
sembari iwan fals-an.
foto neysa

gigi gupis, doyan banget permen.

neysa dan ombimi ganteng.

gayanya ombimi banget.

untung ngupil ndak pake jempol. :D
anak-anak
dari sekian banyak obrolanku dengan meta, lebih banyak tentang anak. tentu saja karena dia ambil kuliah di PAUD juga ambil extra time kerja di sekolah untuk anak berkebutuhan khusus ELIAN Purwokerto. namun aku? apa daya tarik anak kepadaku?
neysa, keponakanku, adalah salah satu daya tariknya. aku melihat anak seusia dia, 3 tahun, adalah masa-masa emas pertumbuhan. golden time. semua inputan masuk, dan tak bisa dia saring. oleh karena itu, inilah peran orang tua untuk memilah-milah, mana inputan yang baik untuk anak, mana yang tidak.
neysa suka menonton tivi, ini sangat tidak kusukai. untuk anak seumuran dia, tivi sangatlah tidak baik. bahkan sekarang neysa sudah hafal iklan-iklan yang populer dan kadang sudah meminta jajanan yang diiklankan di tivi. bagiku, menghafal iklan bukan prestasi, menghafal lirik lagu orang dewasa bukan prestasi, dan bisa diam karena tivipun bukan prestasi untuk anak 3 tahun. dari situ aku semakin mantap, kalau aku punya anak, takkan kuberi ruang sedikitpun dirumah untuk benda yang dinamakan dengan tivi. sama seperti apa yang mas hendrat dan mbak afi terapkan dirumahnya saat ini.
aku berpendapat, menjadi orang tua itu memang susah. apa yang kita inginkan pada anak kita, terkadang bertolak belakang di kenyataan. ini sama sepertiku, aku sebagai anak, digadang-gadang menjadi anak yang berprestasi, bernilai baik, cepat lulus dan lekas dapat kerja. namun yang terjadi, bukan demikian, aku nihil prestasi akademik, nilaiku hancur dikampus, belum lulus hingga 4,5 tahun dan kerjaan masih serabutan.
menjadi orang tua itu susah, kalau kita tak mau belajar.
lalu, obrolan dengan meta membawa aku ke wacana yang baru yang lebih menyegarkan. bahwa dia ingin punya anak, supaya dia bebas mengajarkan anaknya, seperti apa yang dia inginkan model belajarnya. aku setuju. aku takkan memaksakan diri akan menjadi apa anakku nanti, tapi yang jelas, aku akan memberikan sistem pembelajaran yang terbaik untuk anakku. sepaham dengan meta.
melihat neysa aku miris, aku memang bukan orang tuanya, tapi omnya. kemampuan untuk mendidik dia bukan sepenuhnya ada dalam diriku, tapi di mbak dan mas ku. aku tak bisa berbuat banyak kecuali sedikit berkomunikasi pada mereka apa yang baik untuk anak apa yang tidak, toh sebenarnya mereka sudah tau. aku hanya mengingatkan. semakin tergambar jelas, bahwa apa yang mereka lakukan kepada neysa, yaitu membiarkan neysa suka pada tivi adalah sebuah kesalahan besar pendidikan anak usia 3 tahun, masa-masa emas tumbuh kembang anak. kelak, anakku akan kudidik sedemikian rupa, terbaik, terbaik dan terbaik. aku belajar dari kesalahan mbak dan masku.
btw, kapan punya anak hil? nikah aja belum? haha. ini wacana boi!
neysa, keponakanku, adalah salah satu daya tariknya. aku melihat anak seusia dia, 3 tahun, adalah masa-masa emas pertumbuhan. golden time. semua inputan masuk, dan tak bisa dia saring. oleh karena itu, inilah peran orang tua untuk memilah-milah, mana inputan yang baik untuk anak, mana yang tidak.
neysa suka menonton tivi, ini sangat tidak kusukai. untuk anak seumuran dia, tivi sangatlah tidak baik. bahkan sekarang neysa sudah hafal iklan-iklan yang populer dan kadang sudah meminta jajanan yang diiklankan di tivi. bagiku, menghafal iklan bukan prestasi, menghafal lirik lagu orang dewasa bukan prestasi, dan bisa diam karena tivipun bukan prestasi untuk anak 3 tahun. dari situ aku semakin mantap, kalau aku punya anak, takkan kuberi ruang sedikitpun dirumah untuk benda yang dinamakan dengan tivi. sama seperti apa yang mas hendrat dan mbak afi terapkan dirumahnya saat ini.
aku berpendapat, menjadi orang tua itu memang susah. apa yang kita inginkan pada anak kita, terkadang bertolak belakang di kenyataan. ini sama sepertiku, aku sebagai anak, digadang-gadang menjadi anak yang berprestasi, bernilai baik, cepat lulus dan lekas dapat kerja. namun yang terjadi, bukan demikian, aku nihil prestasi akademik, nilaiku hancur dikampus, belum lulus hingga 4,5 tahun dan kerjaan masih serabutan.
menjadi orang tua itu susah, kalau kita tak mau belajar.
lalu, obrolan dengan meta membawa aku ke wacana yang baru yang lebih menyegarkan. bahwa dia ingin punya anak, supaya dia bebas mengajarkan anaknya, seperti apa yang dia inginkan model belajarnya. aku setuju. aku takkan memaksakan diri akan menjadi apa anakku nanti, tapi yang jelas, aku akan memberikan sistem pembelajaran yang terbaik untuk anakku. sepaham dengan meta.
melihat neysa aku miris, aku memang bukan orang tuanya, tapi omnya. kemampuan untuk mendidik dia bukan sepenuhnya ada dalam diriku, tapi di mbak dan mas ku. aku tak bisa berbuat banyak kecuali sedikit berkomunikasi pada mereka apa yang baik untuk anak apa yang tidak, toh sebenarnya mereka sudah tau. aku hanya mengingatkan. semakin tergambar jelas, bahwa apa yang mereka lakukan kepada neysa, yaitu membiarkan neysa suka pada tivi adalah sebuah kesalahan besar pendidikan anak usia 3 tahun, masa-masa emas tumbuh kembang anak. kelak, anakku akan kudidik sedemikian rupa, terbaik, terbaik dan terbaik. aku belajar dari kesalahan mbak dan masku.
btw, kapan punya anak hil? nikah aja belum? haha. ini wacana boi!
7 Oktober
hari ini neysa kayla zebadia, keponakanku paling cantik sedunia ultah ke 3. aku sudah mengucapkan selamat tadi pagi, setelah bangun tidur. sembari mengecup keningnya yang bau kecut, karena kami sama-sama belum mandi. aku hendak memberinya hadiah, kado. semoga dia berbahagia.
semoga kamu selalu ceria, doyan makan kayak ombimi, suka nyanyi kayak ombimi,suka sepeda kayak ombimi, rajin baca buku, suka sekolah (belajar lebih tepatnya), gemar menabung, rajin membantu orang tua, kurangi nonton tv dan makan permen.
hidup neys!
nb : selamat hari kamis, macbook-ku masuk puskesmac, 2 minggu di opname. haduuh.
semoga kamu selalu ceria, doyan makan kayak ombimi, suka nyanyi kayak ombimi,suka sepeda kayak ombimi, rajin baca buku, suka sekolah (belajar lebih tepatnya), gemar menabung, rajin membantu orang tua, kurangi nonton tv dan makan permen.
hidup neys!
nb : selamat hari kamis, macbook-ku masuk puskesmac, 2 minggu di opname. haduuh.
apa yang sudah bisa neysa lakukan?

neysa, ponakanku yang hendak 3 tahun di oktober esok sudah bermacam-macam tingkahnya. dan ada-ada saja tentunya. dan tulisanku kali ini, akan membahas semua kebisaannya yang selama ini sudah dilakukan. check this out!
mulai dari menghafal warna, dia sudah bisa membedakan warna biru, hitam dan merah. karena dia punya spidol baru yang dibelikan ayahnya dengan warna itu. biasa untuk menggambar layang-layang di whiteboard.
tau perbedaan bentuk, mana kotak, lonjong, bintang, segitiga. ini bisa karena ada mainan puzzle bidang.
bisa menyanyikan puluhan lagu anak-anak. hapal mulai awal umur 2 tahun, karena ada vcd lagu anak terpopuler volume ke 6, dengan 12 lagu hits anak-anak, yang selalu dia minta putar pagi, siang bahkan malam sebelum tidur. hingga kami bosan mendengarnya. selanjutnya perbendaharaan lagunya meningkat drastis seiring omnya yang menemukan puluhan lagu anak-anak di internet, dan kemudian disetel setiap pagi setelah bangun tidur. memang benar, masa bangun tidur adalah golden time, waktu dimana paling berharga dalam hidup. dan kami mengisinya dengan lagu-lagu riang gembira khas anak-anak.
bisa menggambar bulat (menurut neysa). bukan bentuknya yang menarik, karena memang bukan bulat, tapi bisa menyatukan dua garis menjadi satu pada ujungnya. bagiku ini bagus, karena motoriknya bagus.
bisa lompat satu kaki, bisa turun dan naik tangga dengan selamat, sudah tidak takut licin, dan bosa berlari-lari lincah macam kijang kecil. ini hal-hal yang berhubungan dengan keseimbangan.
neysa sudah bisa memilih baju sendiri. sehingga sekarang dia punya baju favorit, yaitu kaos barbie warna pink dengan setelan celana pendek warna pink pula. baju yang selalu ia minta pakai kemana ia pergi. tak peduli kotor, basah atau bahkan mungkin sudah dipakai tadi. hufh, membuat bunda menyimpan baju ini untuk sementara. prinsip keadilan perlu ditegakkan, tidak pilih kasih, pemerataan, dan ini adalah terhadap baju.
neysa sudah bisa gaya dalam foto. sehingga bunda sering kerepotan minta foto dari kamera digitalnya. sering minta difoto pake kamera hp bunda. dan omnya sering kerepotan karena minta foto via photobooth laptop kesayangannya. hufh, darimana virus narsisnya muncul? aku yakin ini wabah epidemik yang menular melalui om dan bundanya. hahaha.
neysa sudah bisa naik sepeda roda tinganya. minimal mengayuh. maju mundur. hanya sayang, tak bisa belok. macam babi hutan mengejar pemburu (analogi yang aneh!!). namun dari sini kami sekeluarga sudah untung, karena tidak perlu lagi repot-repot mendorong sepedanya jika dia minta naik sepeda. karena terkadang dia sendiri yang mendorong sepedanya dengan penumpang bonekanya yang dia beri nama "dede gendut" (padahal bonekanya kurus kering, kayak omnya, haha)
neysa sudah bisa masak-masakan. sudah bisa menggoreng, merebus, menuang, mengaduk, dan membakar (intinya sudah tau bedanya), tentu saja pura-pura. dan tidak tanggung-tanggung properti yang digunakan adalah properti asli yang biasa digunakan eyangnya. panci asli. piring beling. soled asli. sendok asli. garpu asli. baskom plastik besar. teflon asli. hanya kompor dan api yang tidak ada. *properti yang digunakan aman untuk anak-anak.
neysa sudah bisa bilang terima kasih. untuk seseorang yang bisa mengambilkan bsesuatu untuknya. maupun untuk hal apapun yang dilakukan untuknya. dia tau makna pengorbanan.
neysa sudah bisa mengupil. ini merupakan perilaku hidup sehat yang diajarkan omnya. omnya selalu berkata, kebersihan merupakan sebagian dari iman, jadi bersihkanlah hidungmu neys! terimakasih neys, kau memang murid yang baik.
meski belum semua kemampuannya ditulis disini termasuk memecah piring, membuat bundanya marah-marah, membangunkan omnya tidur, bikin eyang bingung cari properti masaknya, dan lain sebagainya, yang terakhir ini adalah kemampuan neysa yang paling bisa kuhargai.
ya, neysa dah bisa bilang "ombimi ganteng!",
subhanallah, sungguh anak ini demikian jujur, baik hati dan cerdas. perpaduan kecerdasan spiritual, emosional dan intelektual yang sempurna. kau benar neys, ombimimu memang ganteng!
silahkan kawan, kalian boleh mengamini.
dan aku tahu, anak kecil tak pernah tak jujur.
nesya oping

oping itu bukan bagian tubuh yang berfungsi untuk mendengarkan suara. oping itu bukan kata lain dari berbelanja. oping itu bukan suplemen tubuh. oping bahkan bukan kotoran hidung. oping itu sosok. sosok yang hanya neysa dan Tuhan yang tahu. sosok yang kami anggap TTM-nya neysa. Teman Tapi Mistik. atau kami anggap teman khayalan. dia sosok imajiner, tak terlihat. tapi neysa menganggap ada keberadaanya. dia selalu memanggil-manggil nama oping disetiap kesempatan. mengajak bermain, masak-masakan, maen sepeda, menendang bola, menggambar layang-layang, membaca buku, melihat mobil ambulan, berlari-lari, atau bahkan mengajak mandi pagi. sebenarnya hal ini menimbulkan tanda tanya besar dalam diriku, apa iya oping itu ada? atau cuma khayalan anak kecil ini saja? hm, belum kutemukan jawabannya. sekarang neysa sudah tak banyak bermain lagi dengan oping. dia sudah sekolah. dan dia sudah banyak punya teman yang lebih real. ada keysa, yosi, rehan, gesa, iqbal, wawa, leva, nita dan yang lainnya. semoga kelak, dia tidak melupakan oping. teman bermain masa kecilnya.
kata salah neysa
pecetan
subik
semola
tau artinya?
pecetan : digunakan dalam kalimat, "pecetan ma, neysa pengen pipis", arti kata sebenarnya: cepetan.
subik : digunakan dalam kalimat, "ombimi pake subik ya?", arti kata sebenarnya: sabuk
semola : digunakan dalam kalimat, "ney ikut ke semola", arti kata sebenarnya: mushola
hoho,
ney ney!
subik
semola
tau artinya?
pecetan : digunakan dalam kalimat, "pecetan ma, neysa pengen pipis", arti kata sebenarnya: cepetan.
subik : digunakan dalam kalimat, "ombimi pake subik ya?", arti kata sebenarnya: sabuk
semola : digunakan dalam kalimat, "ney ikut ke semola", arti kata sebenarnya: mushola
hoho,
ney ney!
Langganan:
Postingan (Atom)