nesya oping



oping itu bukan bagian tubuh yang berfungsi untuk mendengarkan suara. oping itu bukan kata lain dari berbelanja. oping itu bukan suplemen tubuh. oping bahkan bukan kotoran hidung. oping itu sosok. sosok yang hanya neysa dan Tuhan yang tahu. sosok yang kami anggap TTM-nya neysa. Teman Tapi Mistik. atau kami anggap teman khayalan. dia sosok imajiner, tak terlihat. tapi neysa menganggap ada keberadaanya. dia selalu memanggil-manggil nama oping disetiap kesempatan. mengajak bermain, masak-masakan, maen sepeda, menendang bola, menggambar layang-layang, membaca buku, melihat mobil ambulan, berlari-lari, atau bahkan mengajak mandi pagi. sebenarnya hal ini menimbulkan tanda tanya besar dalam diriku, apa iya oping itu ada? atau cuma khayalan anak kecil ini saja? hm, belum kutemukan jawabannya. sekarang neysa sudah tak banyak bermain lagi dengan oping. dia sudah sekolah. dan dia sudah banyak punya teman yang lebih real. ada keysa, yosi, rehan, gesa, iqbal, wawa, leva, nita dan yang lainnya. semoga kelak, dia tidak melupakan oping. teman bermain masa kecilnya.

kota yang ingin aku tinggali

review menyusul.

wejangan awal hari

sehari kemarin aku banyak berbagi dengan satu sahabat dekatku, iwan. mahasiswa tingkat akhir jurusan sastra indonesia undip ini cukup berpengalaman dengan masalah percintaan. ya mungkin karena nasib kami sedemikian sama dalam hal cinta, haha. sama-sama pernah ditolak oleh wanita yang sama, namun waktu yang berbeda. haha. rival beda waktu.

aku bercerita tentang aku yang sms seseorang namun kemudian yang membalas cowoknya. semprul, pait rasanya!
dia nyeletuk dengan nada mengejek, "kau hanya kurang beruntung, nak. aku sms ****, dibalas, panjang pula.". ternyata dia sms gadis impiannya.

kami kemudian saling mengejek tiada habisnya. sudah kebiasaan kami sejak SMK dulu. sampai akhirnya aku sms, "masih banyak wanita di semeru, boi!, kita akan cari disana. arek malang. bila perlu, hanya beda nama.". ide gila dari seorang gila yang sedang sharing dengan orang gila. sesuai rencana, kami memang ingin naik semeru bersama di event besar diakhir tahun ini.

kami terus sharing tentang apapun, operator selulerku memang baik hati, meneydiakan bonus sms yang sungguh banyak (untuk ukuran pria seperti diriku). tentang wayang di TVRI yang sedang tayang, tentang abnormalitas kami, tentang bisnis, tentang warnet, tentang mimpi, dan tentang hal yang tidak perlu lainnya.

hingga pesan iwan di awal hari ini sungguh menarik :
lanang ki wenang milih. wanita ki wenang jawab. jika pantas untuk diperjuangkan, berusahalah. keputusan akhir ada di pihak wanita :))

gembel! aku tak sanggup membalas smsnya. bonusku habis.

00:02

peta perang

aku beli peta perang 17.500 di toga mas. dan dapat diskon 10 persen. peta indonesia.

ibu tanya, buat apa beli peta kayak gitu, aku jawab, aku mau keliling indonesia.

ya, inilah peta perangku. tempat pembuktian mimpi-mimpiku. aku, akan menaklukannya.

kata salah neysa

pecetan
subik
semola


tau artinya?

pecetan : digunakan dalam kalimat, "pecetan ma, neysa pengen pipis", arti kata sebenarnya: cepetan.
subik : digunakan dalam kalimat, "ombimi pake subik ya?", arti kata sebenarnya: sabuk
semola : digunakan dalam kalimat, "ney ikut ke semola", arti kata sebenarnya: mushola

hoho,
ney ney!

sakit flu

sakit flu itu ndak enak. tapi memang sih, dimana-mana sakit ndak enak. tapi yang aku alami sekarang adalah flu. influenza. sebabnya boi? hm, ndak tau. aku sih alesan aja, ketularan neysa. karena memang golongan darah kami sama-sama O. hehe, lumayan ada kambing hitam yang tak bisa membela diri.

tapi lebih dari itu, aku pusing jika harus memikirkan sebabnya. bisa beragam. sering pulang malem, kondisi badan yang lagi ndak fit, kekebalan tubuh menurun, jarang olahraga, kehujanan, dan faktor terakhir baru, ketularan. tapi bagiku, tetep saja faktro terakhir jadi alasan andalan. hehe. ah, manusia memang selalu menyalahkan orang lain.

ambruk, seketika. tak bisa ngapa-ngapain. ke mesjid saja jadi malas, padahal jarak cuma 2 rumah. sengaja seharian tak kemana-mana. upa dirumah aja (nb : upa itu motor supraku, dikasih nama sama Hanie). badanku panas dingin (dramatisir). kepala pusing (kenyataan). tengorokan kering (fakta). dan hidung meler (ketetapan Tuhan). bisa dibilang, 5 menit sekali harus ke belakang. bukan beser, tapi buang ingus. beh, ini yang harus kita siasati untuk tidak dehidrasi, akhirnya perbanyaklah minum. dan gelasnya tentu saja tupperware.

makan jadi ndak ada rasanya. meski ibu sengaja masak yang enak-enak waktu aku sakit. ah, curang memang. masak yang enak waktu aku sakit. tapi nafsu makanku tak menurun. hoho. paradoks. seharian diatas kasur. baca novel. musikpun sudah terasa tidak enak didengar, seperti celoteh kondektur di terminal. bising minta ampun.

sorenya aku gila-gilaan. main bola bareng neysa, pecicilan ndak jelas. huh, ni anak, meski dia yang nularin, dia pula yang sembuh duluan. curang kau! capek olahraga, dapet keringet juga. ak lupa minum madu dan habbatusauda, sesuai saran Aan.

alhamdulillah, sekarang mendingan. meski tinggal finishing. hehe

memang, sakit flu itu ndak enak.


kalibagor, 5 agustus 2010

15 cara jalan-jalan GRATIS ke luar negeri

Meski semakin banyak orang sudah paham bagaimana cara jalan-jalan murah ke luar negeri, tetap saja masih banyak juga yang penasaran gimana caranya bisa gratis jalan-jalan ke luar negeri. Ya, siapa sih yang nggak pengen gratisan? Kalau sekedar tiket gratis sih bisa menggunakan point dari frequent flyer, atau punya kenalan seperti Mr.X-nya saya. Tapi kalau yang benar-benar gratis tiket pesawat, akomodasi, konsumsi dan transportasi ke luar negeri, baca cara-caranya di bawah ini:

[1] Ikut undian atau lomba yang hadiahnya jalan-jalan ke luar negeri. Hanya orang yang sangat beruntung aja bisa menang. Bayangkan, teman saya bisa jalan-jalan ke Swiss karena membeli produk, menulis data diri di secarik kertas formulir, memasukkannya ke kotak undian, dan bum, menang! Sulit dipercaya tapi ternyata beneran ada. Kalau ikutan lomba, ya harus usaha dulu sesuai syaratnya plus berdoa yang kenceng supaya menang.

[2] Kalau Anda merasa cantik dan seksi (meski bahasa Inggris kurang lancar), ikutlah lomba Miss/Putri Indonesia dan jadi juara pertama. Abis itu kan tandingnya di luar negeri. Berharap aja agar Anda tidak lagi dihujat pemerintah sendiri karena tampil berbikini.

[3] Anda jago menyanyi, menari, atau kesenian lainnya yang unik, dan ikut perkumpulan yang bener. Dengan demikian ada kemungkinan Anda bisa bertanding atau menggelar pertunjukan ke luar negeri, contohnya anggota koor atau marching band, penari atau pemusik tradisional. Kalau Anda anggota band yang ngetop banget, konsernya juga ke luar negeri lho, minimal ke Malaysia lah. Yang paling hebat sih Eddy Silitonga yang ditunjuk oleh Jero Wacik menjadi Duta Kebudayaan Indonesia 2010 yang keliling dunia untuk bernyanyi di restoran.

[4] Anda seorang atlet berprestasi. Liat aja tuh atlet bulu tangkis kita, sering bertanding ke luar negeri kan? Kalau Anda baru mau merintis jadi atlet dan ingin dapat kesempatan yang lebih besar, carilah olah raga yang lebih jarang pesaingnya, lalu berprestasi lah setinggi-tingginya.

[5] Anda pelajar yang superpintar sehingga dikirim ke luar negeri untuk tanding fisika dan matematika. Atau Anda cukup beruntung jadi mahasiswa yang bisa dibayarin ikut konferensi di luar negeri.

[6] Dari segi jenis pekerjaan, yang paling banyak jalan-jalan gratis tentu jadi Tour Guide atau Tour Leader. Awalnya sih Anda dikirim ke negara tetangga, tapi kalau jam terbang sudah tinggi baru ke negara-negara yang jauh sampe mereka sendiri bosan bolak-balik ke luar negeri. Biar dikata gratis, Anda harus kerja rodi ngurusin rombongan tur orang Indonesia yang gitu deh…! Kalau pilot, pramugari, kru kapal pesiar, apalagi yang sektor internasional, juga sampe bosan sendiri keliling dunia. Nggak kebayang jetlag-nya kayak apa tuh, mana tiap hari menghadapi penumpang-penumpang rese lagi.

[7] Kerja jadi sales asuransi atau MLM. Yang ini Anda harus jualan yang buanyak sehingga dapet bonus jalan-jalan ke luar negeri bersama rombongan. Ditambah bonus foto Anda dipajang di koran dengan pakaian yang aneh-aneh.

[8] Jadi wartawan dan tunggu undangan liputan ke luar negeri. Kalau baru memulai karir di media, ya sabar aja dulu sampe dikirim ke luar negeri. Media yang jumlah karyawannya banyak seperti koran harian kemungkinan dikirim ke luar negeri lebih kecil dibanding majalah, apalagi majalah wisata. Ada baiknya Anda jadi ahli di satu bidang, contohnya wartawan spesialis menulis tentang pesawat terbang atau telekomunikasi, maka undangan akan menumpuk di meja Anda. Wartawan/kameraman media elektronik juga bisa liputan ke luar negeri, terutama di bagian berita, wisata dan olah raga.

[9] Jadi blogger ngetop. Blogger saat ini sudah disejajarkan dengan wartawan dimana mereka juga diundang ke luar negeri karena kemampuannya memberikan pengaruh terhadap pembaca blog. Tapi blog Anda harus unik dan banyak dibaca, sehingga Anda dianggap ahli di bidangnya. Bukan cuma travel blog aja, tapi blog tentang fashion dan IT pun bisa.

[10] Bekerja di perusahaan swasta yang profit-nya tinggi dan punya jaringan multinasional. Contohnya perusahaan IT, minyak, telekomunikasi, FMCG, advertising agency, production house, dll. Mereka mengirim karyawannya untuk meeting, conference, training atau syuting di luar negeri. Malah ada yang outing kantornya ke luar negeri segala. Semakin tinggi jabatan tentu semakin besar kemungkinan dikirim ke luar negeri. Bisa jadi anak buahnya yang mati-matian bikin presentasi, tapi si bos yang berangkat ke luar negeri.

[11] Kalau jadi pegawai negeri, bisa jalan-jalan ke luar negeri pake Abidin (Atas Biaya Dinas), tapi itu tergantung dari Departemen, jabatan, atau faktor KKN-nya. Alasan utamanya apalagi kalau bukan “studi banding”. Puluhan pengurus PSSI dan anggota DPR aja bisa nobar ke Afsel lho! Ada juga sih ke luar negeri untuk pameran, meeting, training, atau dibayarin vendor/supplier karena proyeknya gol. Jadi Diplomat atau ajudan Dubes sih kemungkinannya lebih besar, apalagi jadi Presiden. Kalau jadi polisi, ya cari deh bagian yang jemput koruptor yang kabur ke luar negeri.

[12] Jadi TKI. Jangan pikir TKI itu kerjanya cuma jadi pembokat. Beberapa teman saya bisa kerja di luar negeri karena keprofesionalan di bidangnya, contohnya di bidang IT, hospitality industry, airlines, atau kerja di Badan Dunia. Kalau Anda nggak punya skill tinggi tapi rajin, jadilah “asisten rumah tangga” dan berdoa dapet bos yang bukan tukang siksa.

[13] Carilah beasiswa untuk belajar di luar negeri. Syarat umumnya harus paling pintar dan lebih miskin dibanding pesaing lain. Kalau malas sekolah lama, cari beasiswa fellowship atau workshop. Bagi dosen, PNS, LSM, dan berasal dari Indonesia Timur, kemungkinan mendapatkan beasiswa lebih besar.

[14] Kalau Anda tidak berpenghasilan sendiri tapi punya orang tua yang tajir ya mestilah diajak jalan-jalan ke luar negeri. Kalau orang tua Anda nggak tajir, ya carilah istri/suami yang tajir melintir. Kan asik tuh dibawa jalan-jalan ke luar negeri gratis bersama keluarga. Jadi pembokatnya majikan tajir bisa juga lho ikutan diajak ke luar negeri.

[15] Kalau ogah menikah dan mau nekat, jadi aja perempuan simpenan pria tajir berhidung belang atau jadi cowok brondong piaraan wanita sukses. Beberapa cewek yang saya kenal beneran bisa jalan-jalan ke luar negeri gratis. Semakin tajir maka jalan-jalannya semakin nikmat: nginep di hotel bintang lima, makan di restoran fine dining, dibelanjain barang-barang branded lagi. Asal siap deg-degan karena takut ketauan dan punya energi banyak untuk diembat ya silakan aja.

Tapi jika Anda bukan salah satu dari di atas, maka berhentilah bermimpi jalan-jalan gratis ke luar negeri! Menabung aja yang rajin, oke?

nb : artikel di ambil dar mbak trinity, darisini

Tarhib Ramadhan

Rosyita sms, menanyakan, "ada tarhib ramadhan ndak?"
aku berpikir, apa kui tarhib?

dasar manusia tak pernah masuk pesantren, bukan anak rohis dan tek pernah jadi remaja masjid. tarhib itu penyambutan. aku tau itupun setelah rosyita kasih tau.

akhirnya dari situ aku kontak mas ryan, untuk memastikan bisanya kapan untuk melaksanakan kajian tarhib ramadhan. mas ryan menjawab senin sore. jadilah. kita broadcast via sms. dan hari H datang sekitar 10 orang teman dari fosma dari 210 orang yang di broadcast. jumlah yang menurutku alhamdulillah.

kali ii mas ryan membahas tentang amalan-amalan penting di bulan puasa. speperti shaum (sudah pasti), sholat malam, sedekah. membahas juga tentang target2 dalam bulan puasa. apa saja yang wajib kita targetkan. bila perlu menambah hapalan quran, mengkhatamkan quran. memeprbanyak silaruahmi. menulis buku. membaca buku. maupun lain hal sebagainya. dan itu baiknya ditulis dan dilakukan saling mengingatkan dengan teman yang lain. juga dengan life mapping tahun depan. karena sebenarnya, takdir kita setahun keepan ditetapkan saat lailatul qadr, jadi sebaiknya ketika lailatul qadr kita berdoa akan life mapping kita setahun kedepan.

kalo untuk bertemu presiden saja kita memeprsiapkan diri,
apalagi bertemu dengan pulan puasa yang penuh dengan barakah.

persiapkan diri jauh hari, bersih2, beli pakaiaan, sehingga ketika ramadhan waktu kita tidak dihabiskan untuk melakukan hal yang sia-sia.
bahkan teman mas ryan, ada yang mempersiapkan diri jauh 3 bulan sebelum ramadhan, luar biasa.

insya Allah, aku sudah menulis target. tinggal bagaimana pelaksanaannya. doakan semoga tetap istiqomah.
insya Allah. hamasah!


kalibagor, senin, 9 agustus 2010

nyamuk

ada banyak kesan manis saat aku jadi fasilitator di pesram (pesantren ramadhan) 1431 H di mafaza. dan lebih banyak tentang anak kecil. menjadi fasilitator adalah menggantikan peran orang tua selama anak-anak mengikuti pesantren. dan dengan demikian, maka aku punya 10 orang anak dari usia SD kelas 3-6. aku menjadi fasilitatornya selama 3 hari di pesantren ramadhan. membangunkan tidur, mengingatkan sholat, mengajak ngaji, membereskan ruangannya, mengajak ikut kegiatan, mengurus tetek bengek semuanya. mereka punya karakter masing-masing dan sangat lucu. ah, namanya juga anak-anak. kelompok ini kami namakan nyamuk, karena syaratnya nama serangga. yel yang kami buat kami ambil dari lagu susisnya sule. semuanya setuju, dan tampil dengan gaya maksimal.

demikian kujelaskan sedikit banyak karakter masing-masing anak, sayang, fotonya ndak sempat ku ambil, silahkan :

ada opit, anak gendut, paling besar diantara teman yang lain, matanya sipit. dia yang mendukung pertama Bayu menjadi ketua untuk kelompok ini. orangnya kalem, tak banyak bicara dan mengeluh.

ada nafi, banyak bicara namun penurut. dan mudah terpengaruh dengan orang lain, terlebih ketika ada yang membatalkan puasa, dia menjadi makmun perdana.

ada bayu, jagoan kita, mencalonkan diri menjadi ketua kelompok dengan satu dukungan suara dari opit. berkacamata, tipikal anak bandel namun cerdas. membawa hp, yang lebih bagus daripada fasilitatornya, hehe. nokia c3. hobby jajan dan smsan. padahal baru kelas 5 sd. dan dia paling dominan di kelompoknya. mirip bos lebih tepatnya.

ada gunawan, eksentrik wajahnya, dibandingkan teman-teman lain yang lebih modern. dia lebih mirip seperti anak desa, namun jangan diremehkan. potensinya besar. penurut. dan percaya diri. kalau berbicara lucu, asli banyumas banget lah. dan dia, selalu menghabiskan makanan. tak bersisa. kecuali bungkusnya.

ada fawwas, anak arab. baru tau ketika bapaknya menjemputnya pulang. dan dari situ kulihat mereka berdua mirip 2 tokoh dalam film childern of heaven. aku memang susah membedakan orang timur tengah, sekilas wajahnya sama semua. fawwas anak yang dominan kedua setelah bayu. selalu bersemangat. berceloteh sana-sini. teratrik dengan senjata, dan bercita-cita menjadi ahli senjata. peraih point terbanyak untuk kelompok kami. sayang, dia harus pulang di hari kedua. minta pulang.

ada vale, sekilas kalem, namun emosinya bisa meledak juga. terbukti ketika dia berantem dengan anak tarantula, yang aku lupa namanya dan tentu saja dia diatas angin. menang. selain itu wajahnya gagah, mirip aku kecil (haha). pintar dan cerdas, serta pemberani. sayangnya, suka jajan. dasar anak kecil.

ada aqila, mirip nama adeknya meta. aqila, anaknya yang paling kolokan di keolmpok ini. paling manja. makan ndak pernah habis. minta makan KFC. selalu mengeluh pengen buka. mengeluh haus. ndak perduli kotor, meski berbaju putih namun tiduran di rumput. berani mencoba flying fox dan rappling, dan kagum untuknya karena dia baru anak kelas tiga SD. meski di hari ketiga dia membatalkan diri dengan minum tiga gelas air putih karena tak kuat, dia sanggup bertahan 3 hari di pesram. bagiku itu prestasi.

ada reza, anak paling kecil di kelompok kami. kelas 3 sd. lucu, putih, dan gupis. hehe. sekilas aku ingat dengan teman kecilku, alvi. mirip seperti dia sewaktu kecil. reza tak pernah habis ketika makan. namun dia tak pernah bolong berpuasa. salut. ndak banyak mengeluh. sedikit bicara. dan ndak mau ngaji. kalo sudah tidur susah bangun.

ada faqih, paling kalem, tak boros bicara, bertahan 2 hari di pesram. pulang bersamaan dengan fawwas.

ada ozy, anak dengan wajah paling alim. namun cerewet bukan main. banyak bertanya dengan pertanyaan tingkat tinggi. yang harus membuatku berpikir dalam. paling penurut, mau memimpin yel. makan selalu habis. rapi. ndak pernah ngeluh. tapi kadang sering teriak-teriak.


hoho, 3 hari yang berkesa. kadang masih suka teringat saja dengan mereka. namun, mereka mungkin ndak ingat aku. ya, resiko lah. dilupakan.

disisi lain, aku banyak belajar tentang psikologi anak, dan begitu menyenangkan. mengerti apa yang diinginkan anak-anak. mengerti apa yang tidak disuka oleh anak-anak. kalo kata meta, mungkin aku sudah ada chemistrynya ke anak-anak. alhamdulillah.

aku harap ini, latihanku, bekalku, untuk bisa menjadi bapak dari anak-anak. atau mungkin nanti entah kapan, bisa membuat tk maupun sekolah bersama istriku. kelak. insya ALlah.

jurnalis

tiba-tiba pikiran aneh merasuk dalam ke seluruh aliran darah. melewati jantung, dipompa dan dialirkan keseluruh penjuru, dan memuncak di otak, di kepala.

ya, aku ingin jadi jurnalis. darimana asal muasal kegendengan ide itu?
mbuh! jawabku singkat.

tapi kalau aku mau berpikir banyak-banyak dan dalam-dalam, mungkin karena aku suka baca intisari, majalah yang dikenalkan teman baik di smk ku, iftien. sejak saat itu, aku suka dengan artikel artikel bertipe features, yang menyangkut sisi humanisme.

aku sempat membuat media sendiri dengan tema motivasi, dan berhasil terbit selama dua tahun dengan waktu terbit sebulan sekali. ya, paling tidak 25 kali terbit lah. dan sekarang menguap entah kemana. sekarang mulai menulis lagi merintis media untuk organisasi internal, dan berfungsi lebih untuk latihan menulis, dan banyak menulis untukku juga untuk teman-teman.

aku ingin jadi jurnalis. meski tak pandai menulis. meski aku dari jurusan IT, meski sekarang sedang mengambil kuliah tentang telekomunikasi yang penuh dengan hitungan fisika yang membebalkan pikiranku. dan, ketika ku share dengan teman baikki, hanie, dia hanya berkata, sudah menemukan media yang pas?

aku jawab, belum dan entah. aku tak percaya diri, aku tak punya bakat menulis, bukan dari jurusan ilkom maupun fisip, tak paham tentang jurnalistik. dan hanie dengan bijak, menjawab dengan kalimat yang tek pernah mampu kulupakan seumur hidupku, "kupikir kau sudah lepas dari pikiran yang selalu mengkotaki segala sesuatu".

hm, ya, aku ingin jadi jurnalis. karena aku suka perjalanan, menulis, membaca dan juga air putih.

semoga!


nb : thanx han.

hidup manis

kadang dia jadi orang yang paling tak bisa dipahami dianatara kami. dan kadang pula dia orang yang jalan pikirannya tak bisa ditebak. arahnya tak bisa diarah. dan kata-katanya susah dimengerti.

tapi disisi lain, dia menjadi daya kejut bagi kami. suka melakukan hal-hal yang aneh dan menyenangkan. memberikan surpirse-surprise kecil untuk kami masing-masing. melakukan hal yang aneh dan sebenarnya pengorbanan untuk kami. dan banyak hal lain yang sungguh sangat manis untuk dikenang.

dia juga yang paling mau menemaniku, kemanapun aku mau pergi. entah pagi maupun malam. kemanapun. dia juga yang mengajakku memancing dan bercerita banyak tentang kehidupan kecil di sekitar dumahnya. dia yang mengajaran menaiki motor dengan benar, ketika aku tak mampu menyalip sebuah truk besar, padahal kecepatannya begitu rendah. dia juga yang kadang, memberitahukan kabarnga dengan sangat singkat namun bermakna ribuan kata. dia tak pernah boros kata. singkat, efektif, berkias tinggi, hingga pusing kami memaknainya. namun sekali lagi, manis.

namanya naim. dan dia, punya nama kecil seperti aku juga.

thanx boi, atas manisnya hidup bersahabat dengan kau.

nama kecil

kalo sule punya nama kecil ntis, kalo andrea hirata punya nama kecil ikal, dan aku juga punya nama kecil. dede. kalo teman sempatkan main kerumah, diseikitar rumah pasti ndak ada yang kenal dengan nama asliku, yaitu hilmy. mere kenal dengan dede. kalo ndak mas dede. yah, resikoku, punya nama kecil.

namun sekarang berbeda, terlebih sejak masuk sekolah menengah pertama. aku sudah punya nama asli, yang memang dari dulu nama asliku. ya, meski teman-teman sdku selama enam tahun memanggilku dede.

untuk pertama kalinya aku berkenalan dengan seseoran teman yang baru kukenal dengan nama "hilmy". dan aku bangga, bukan main.

di smk pengetahuanku makin luas, dan aku semakin tidak dikenal dengan nama kecilku, kecuali di rumah. aku punya kehidupanku sendiri, sampai sore disekolah. dan teman-teman memang mengenalku dengan nama hilmy.

sampai aku bekerja dan kuliah, aku tetap dengan nama hilmy.

sekarang, aku sadar, nama dede susah untuk dihilangkan. dan lebih sering sebal jika nama itu disebut, apalagi oleh teman- teman dekatku. terkesan mengejek.
ah, sudah, aku memang ditakdirkan untuk jadi orang yang sesuai dengan arti namaku yang sebenarnya, hilmy, yang artinya sabar. insya Allah.

desain logo



logo stematel 2


ada lagi boi


logo stematel