Tampilkan postingan dengan label makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makanan. Tampilkan semua postingan

nasi goreng kambing kebon sirih

kata adhi, ini nasi goreng paling terkenal di jakarta. sering masuk tivi, sering direview tivi, dan juga dicicipi bondan winarno.

nasi goreng kambing kebon sirih.

aku yakin meta dan melyn tidak suka ini. meta tak suka kambing dan melyn tak suka nasi. haha, kapan-kapan kutraktir kalian berdua disini. biar kuhabiskan jatah kalian. haha.

kali ini aku ditraktir adhi, seusai nonton novia kolopking dan kiai kanjeng di gedung kesenian jakarta. cihui!

warungnya model warung kaki lima. buka malam hari. ada di jalan kebon sirih. warung ini cuma ada gerobak di depan berisi 2 kompor dengan wajan super jumbo diatasnya. kesibukan pelayannya bermacam-macam. ada yang memotong daging, ada yang sedang menyate, ada yang menggoreng nasi. ada yang kesana kemari mengantar makanan.

pertama datang langsung ditanya minum apa, bukan makan apa. karena memang menu cuma nasi goreng. tak ada macam-macam. air es, minuman favoritku tak ada disini. ah jakarta memang aneh, akhirnya aku meminta air mineral saja.

pelayanannya cepat. karena nasi sudah dimasak duluan dengan jumlah banyak. dengan wajan yang super jumbooo.

nasinya cukup mantap. porsi kuli lah. nasinya bumbunya masuk. apalagi dimasak dengan minyak samin. tambah cip lah. daging kambingnya banyak. tebal, namun lembut, tak alot. disajikan dengan bumbu aneh di piring lain, yaitu kubis dengan siraman sambel cair lumayan pedas. kata adhi buwat seger-seger. ah, dicoba apa salahnya.

reviewnya adalah : 4,5 bintang lah.

aku lupa untuk memotretnya setelah makan. karena yang kuingat saat itu adalah aku ingin segera makan dan merebahkan diri. lapar dan ngantuk jadi satu.

tapi di malam berikutnya aku meminta ijin kepada penjaganya untuk memotret kegiatan mereka. alhamdulillah, mereka mengijinkan.

yang menarik lagi adalah, jumlah mobil yang berderet-deret parkir didepan warung ini. jumlahnya luar biasa banyak. kadang mereka tidak kebagian bangku, jadi mereka bisa saja makan di mobil dengan memanggil pelayan untuk menyiapkan sajiannya.

pengalaman kemarin cukup memberikan arti kebahagiaan tersendiri buwatku. kapan lagi makan nasi goreng yang kata Adhi paling dikenal dijakarta. ditraktir pula. sungguh, Allah Maha Pengasih...

15 des 2010
13:00
sembari menelan ludah,
membayangkan kembali nasi goreng kambingnya,
iwan fals, best of the best.