seminar pernikahan




seminar pernikahan kemarin adalah seminar pernikahan kesekian kalinya yang ku ikuti. dari sejak virus nikah muda melanda diriku ini, aku memang mencari semua referensi tentang pernikahan, baik melalui buku, seminar, artikel internet, maupun bertanya langsung kepada praktisi. dan kemarin, aku kembali mendapatkan inputan baru yang sangat segar untuk menghadapai apa yang selama ini ku cita-citakan.

seminar ini diisi oleh ustadz fauzil adhim. ustadz yang berasal dari kota gudeg, jogjakarta ini ternyata orang yang begitu lucu. yang ku tahu, beberapa bukunya merupakan sumber referensi dan isnpirasi dari mas salim a fillah. berbeda jauh dari penampilannya yang memang tambun dan sedikit menyeramkan di awal. namun, memang ternyata orang baik terpancar selalu aura kebaikannya. dan dia salah satunya.

semua materi dibawakannya dengan baik. terlihat bahwa jam terbangnya sanagat tinggi. pembawaannya yang humoris, dengan intonasi kadang naik kadang turun, kadang lemah kadang keras, kadang sedih, kadang semangat, dengan beberapa bahasa yang unik membuat para peserta menjadi tidak bosan mendengarkan tausiyah beliau. isinya tak kalah menarik dari cara dia membawakannya. jika ada orang yang membawakan materi apik dengan bungkus yang apik, maka dialah orangnya.

humor yang selalu kuingat adalah 'sholat shubuh bro!', dan mungkin hanya aku, kusworo dan rizky saja yang memahaminya. haha.

selain humornya, akan kubahas pula isinya.

aku terngiang-ngiang kata beliau, tentang niat.
"bila perlu, kalian baca fikih niat! supaya kalian tahu, apa sebenarnya niat itu, dan bisa membedakan mana niat yang benar-benar untuk Allah dan mana niat yang untuk yang lain."
memang, perkara niat menikah ini begitu fundamental. bahkan, menikah karena kompetisi, malu dengan tetangga, tidak enak dengan calon dan lain sebagainya itu bukanlah niat yang dianjurkan. niat kita menikah mencari bahagia atau mencaari barakah? ini juga perlu digali kembali.

ada tiga prosesnya, perbaiki niat, benarkan proses dan tambahkan ilmu. itu merupakan cara terbaik menuju jenjang pernikahan yang barakah. kalau dari niat saja kita salah, tentu ini akan memperngaruhi pernikahan kita kedepan. proses yang salahpun membuat pernikahan menjadi tidak barakah. dan apabila ilmu tak ada, maka akan membuat rumahtangga yang dibina tidak sakinah mawadah warahmah.

beberapa quote yang menarik dari beliau adalah :
"yang haram sudah pasti tidak barakah, yang halal belum tentu barakah"

aku menemukan banyak sekali kesalahan-kesalahan diriku setelah ikut seminar ini. tentang niat, proses hingga kurangnya ilmu. sungguh, aku beruntung bisa ikut seminar ini. semoga keberkahan selalu meliputi beliau, ustadz fauzil adhim. dan Allah adalah sumber dari segala ilmu-ilmu beliau...


Ya Rabb, berikanlah hamba pertolongan untuk semua ini...
(doaku setelah ikut seminar)

Ya Rabb, cip lah!

nb : makasih buwat huda, minjemin duit buwat registrasi, aku gak niat ikut seminar, niatku sepedaan je, hehe. minjemin celana kain n baju batiknya juga, serasa kondangan. haha

6 kata-kata:

Avita Dewi Septiarini mengatakan...

seminarnya bagus yo mas..
hemm banyak dapet ilmu lagi tentang nikah..ternyata banyak yang masih salah,,terutama dalam niat..hmm

*Ups ternyata kemaren itu baju dapet pinjeman dari pak haji toh??wkwkwkwkwk

Hilmy Nugraha mengatakan...

@tata : iya nih, jadi harus benerin niat lagi.
haha, iya bajunya huda euy...

afi mengatakan...

aku ga ikut :(

Hilmy Nugraha mengatakan...

@mbak afi : lha, dirimu kan udah praktik, hehe

Kantong Plastik mengatakan...

niat, proses, ilmu.

niat salah, proses gak bener, ilmu gak ada. ck, *nunjuk idung.

Hilmy Nugraha mengatakan...

@melyn : hehehe... sama!