128

"Bumi sedang melewati Ramadlan. Kamu belajar berpuasa. Kamu masih belum bisa berpuasa. Kamu belajar diam. Belajar memperpendek panjang. Belajar men-satu-kan banyak. Belajar meng-hanya-kan semua. Belajar menyepikan ramai. Belajar mensenyapkan keriuhan. Kamu bertugas menemani manusia-manusia yang napasnya sangat pendek, yang pandangannya sejengkal, yang daya pendalamannya dangkal, yang tidak mengerti gelombang dan lipatan"

tabik
Hilmy Nugraha

-- sent from my Mi

ongkos


Kepada cinta-Mu
Aku kelaparan
Apapun ongkosnya
Kubayar sukarela

tabik
Hilmy Nugraha

-- sent from my Mi

"Andaikan beliau Muhammad Saw ada Mekkah atau Madinah atau di sisi bumi manapun sekarang ini, aku akan jual apa saja milikku, untuk membeli tiket berkendaraan menuju rumah beliau. "Wahai Nabi, ajari aku Iqra`".

"Kata-kata itulah yang kuidamkan untuk kusampaikan. Kalau harus menempuhnya dengan berjalan kaki atau berenang, aku siap. Kalau sesampainya di depan rumah beliau aku harus berdiri antri 40 hari 40 malam lamanya, tak kan bergeser pijakan kakiku dari garis antrian itu."

"Kalau pada akhirnya Allah mengabulkan kerinduanku untuk berada di depan beliau, maka takkan kulewatkan satu detik waktu untuk bersegera ambruk di hadapannya, kuambil telapak kaki beliau untuk kuciumi..."

(Mbah Nun)

tabik
Hilmy Nugraha

-- sent from my Mi

luka

ternyata hal yang paling menyakitkan di muka bumi ini, bukanlah luka tersayat pedang. ternyata hal yang paling membuat perih itu bukan garam diatas sobekan daging. ternyata hal yang paling menyedihkan itu bukan dikhiantai teman sendiri.

hal yang paling menyedihkan adalah ketika melihat orang lain terluka, dan dia adalah orang yang paling kita sayangi.

dibalik matanya kosong. pipinya menjadi tirus. tulang-tulangnya menonjol. gerak tubuhnya lemah. tak ada senyum di bibirnya. makan tak mau. minumpun sedikit. air matanya sudah habis. menangis ia, tinggal sisa suara. serak dan hampir habis.

suaranya lirih, katanya tangannya sakit, kupegang tangan, dia menunjuk kaki. kuelus kaki, dia minta pijit punggung. seluruh badannya luka, luka dalam entah apa.

dalam detik-detik itu, mata air air mataku kubendung. tak ku ijinkan jebol. bibirku harus terus tersenyum menghibur. suaraku harus tetap enak seperti biasa. mataku harus ceria dan yang berat, hatiku harus tetap tegar meski sudah hancur sedari kemarin. semuanya supaya tak menambah energi negatifnya.

ia luka, aku luka.

apapun siap kulakukan untuk kembalinya si mata jernih ini. alam semesta siap ku beli. kalau tak sanggup, aku akan merampok semuanya dari Tuhan. tak apa. biar hukumannya untukku, dan ia kembali seperti semula.

aku siap menukar diriku. menerima rasa sakitnya. biar aku yang dirajam luka, disayat perih. tubuhnya yang kecil, tak ku bayangkan berapa ia tak bisa menerjemahkan apa yang dirasa.

pelan-pelan tangisnya mereda, setelah semalaman sesebentar terjaga dan menangis. kini sudah bisa agak terlelap. meski makan belum banyak. aku berterimakasih padamu, atas kekuatanmu menerima rasa sakit ini.

Tuhan, disetiap rasa sakitnya, aku bertambah sujud kepadaMu.

tabik
Hilmy Nugraha

-- sent from my Mi

hilang kendali

Meniti pusat jalan
Berujung tepi
Limbung hilang kendali
Mencari keseimbangan

Disaat seperti ini, bukankah lebih baik berdiam dahulu?
Sejenak?

yogya, maret 2017

tabik
Hilmy Nugraha

-- sent from my Mi

pesan mas helmi

"terus nandur, dan itu dikebun sendiri.
diluar itu, puasa dulu.", itu kata CN pas kemarin.

~jare

tabik
Hilmy Nugraha

-- sent from my Mi

daur 027

"Satu orang yang pegang senapan, yang di sakunya ada sejumlah granat, dan di saku lainnya tersimpan kunci gudang-gudang makanan, bisa mengendalikan seratus orang di hadapannya"

tabik
Hilmy Nugraha

-- sent from my Mi

malam hari

"Perang malam hari diperlukan oleh pasukan yang jumlah maupun mesiu dan perangkat-perangkat perangnya kalah dari lawan", Toling juga meneruskan, "maka pelajaran utama adalah menahan diri, membungkam mulut dari sesumbar dan meneriakkan amarah-amarah…."

tabik
Hilmy Nugraha

-- sent from my Mi

risalah

Imam Ghazali atau Imam Syafi'i menulis buku di antarnya hanya karena ditanya sebuah pertanyaan. Si penanya disuruh kembali minggu depannya, dan saat dia kembali: jawabannya sudah dalam bentuk buku atau risalah. Itulah salah satu yg kemudian jadi kitab yg masyhur bernama Ar-Risalah.

tabik
Hilmy Nugraha

-- sent from my Mi

yap!

Ketangguhan tidak sama dengan kekebalan. Kedewasaan tidak sama dengan kebebalan. Kematangan tidak sama dengan fatalisme. Dan kesaktian adalah kekuatan rahasia yang disimpan oleh Tuhan di dalam diri manusia, di luar kekuatan alamiahnya. 

daur 32

II 021

"Pantas kita tidak pernah mencapai apa-apa dalam kehidupan kita", Ndusin meneruskan, "kalau membicarakan sesuatu tidak pernah tuntas. Satu soal belum selesai, pindah ke lainnya. Selalu setengah matang. Tidak pernah memuncak, karena tidak jelas pijakannya. Tidak pernah ke ujung, karena tidak jelas pangkalnya. Mbok kalau sudah 'inna lillahi' dituntaskan sampai 'ilaihi roji'un'…."

tabik
Hilmy Nugraha

-- sent from my Mi

tertawa

"Tertawa itu suci, ia keluar apa adanya dari perasaan melalui mulut. Tertawa itu bukan bermain-main. Tidak semua tertawa itu bergurau. Tertawa itu murni sebagai akibat dari suatu sebab. Hubungan antara sebab dengan akibat yang berbentuk tertawa itu serius dan nyata. Bukan permainan. Bukan cengengesan. Bukan senda gurau"

tabik
Hilmy Nugraha

-- sent from my Mi

daur 2 017

Tertawanya nongol lagi. "Maaf saya sedang merasa geli kepada diri saya sendiri. Kalau tidak salah ada ayat Allah, saya lupa surat dan ayat berapa, tapi intinya "dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain". [1] (An-Nisa: 32). Bagaimana mungkin saya tidak mentertawakan diri saya sendiri? Atas dasar sejarah keilmuan dan pengalaman yang mana saya kok menyebut ayat Al-Qur`an…."

tabik
Hilmy Nugraha

-- sent from my Mi

pendidik

-------
Pendidik. Guru. Atau orang yang menyampaikan pengetahuan harus punya landasan sifat penyayang (Rahman). Allah meletakkan fungsi Ar-Rahman untuk mengajarkan Qur'an ('allamal Qur'an), menciptakan manusia untuk pandai menyampaikan pengetahuan (allamahul bayan).
Pengajaran pertama yang sesungguhnya adalah Tadabbur terhadap alam semesta (perumpamaan qs55: 5-6) dengan penuh perhitungan (bihusbaan).

CN tadi malam

tabik
Hilmy Nugraha

-- sent from my Mi