Hilmy Nugraha
sent from smartphone
aku membaca karena aku mewajibkan diriku untuk menulis
Kebahagiaan bisa diciptakan dengan makan bersama, bikin diskusi, sharing masalah hidup sampai bikin permainan bersama. Nah yang mana yang dipilih, itu terserah saja.
Yuh, njugur. Enake wengi-wengi sih.
Tabik,
Hilmy Nugraha
sent from smartphone
Tabik,
Hilmy Nugraha
sent from smartphone
- di sebuah grup diskusi
Tabik,
Hilmy Nugraha
sent from smartphone
Mungkin, kedepannya Bumi bisa jadi usaha bengkel. Atau insinyur mesin. Bisa juga inventor mekanik. Malah pengusaha motor murah.
Apapun itu, saya membebaskannya. Asal dia sudah jadi dirinya sendiri, nemu sangkan paraning dumadi.
Sent from my Sony Xperia™ smartphone
dengan seribu kali mati
akan terus kukejar namamu yang sejati
kau bilang kau tuhan kau allah
tapi aku tak sekhilaf anak-anak sekolah
bajumu yang sembilan puluh sembilan
sungguh berhasil menyembunyikan
engkau diri yang samar-samar
tak usah lagi menyamar
seusai batas filsafat dan ilmu
tertangkap sudah senda guraumu.
1988
Emha Ainun Nadjib
Sent from my Sony Xperia™ smartphone
Dadi bocah bae durung genep wes dadi bojo. Dadi bojo bae durung genep wes dadi bapak. Dadi bapak bae durung genep wes meh duwe anak loro.
Kapan dadi? Kapan Ndadi?
Ora rampung-rampung prosese.
Dadi menungsa angele...
Sent from my Sony Xperia™ smartphone
Jaman Nabi, ada banyak sekali ilmu pengetahuan yang ada. Karena memang Nabi itu kotanya ilmu, dan Ali adalah pintunya. Maka berbondong-bondonglah orang bertanya ini itu kepada Nabi, tapi tetap saja tidak secerdas Ali dalam bertanya.
Simbah saya pernah cerita bahwa jaman Nabi sangat disayangkan sekali, karena tidak banyak yang tergali darinya. Meskipun, sepertinya sudah sangat banyak.
Lalu saya ngepas-ngepasin, apa iya saya musti banyak bertanya ke Simbah? Mumpung beliau masih sugeng. Tapi apa ya pas? Dan apa iya, saya sudah siap dengan ilmu yang akan saya terima? Karena, setiap ilmu akan dituntut amal dan tanggung jawabnya.
Nah, saya kemudian mlipir diujung diskusi. Isin. Urung mampu.
Sent from my Sony Xperia™ smartphone
Orang pintar itu pandai menjawab. Tapi orang cerdas itu pandai bertanya.
Ah, kamu tahu apa artinya.
Sent from my Sony Xperia™ smartphone
- simbah
Tabik,
Hilmy Nugraha
sent from smartphone
Tugas saya, sebulan sekali musti hunting foto. Kadang blusukan sawah, keliling pasar, atau kadang juga nemu inspirasi di rumah.
Yang sulit adalah menerjemahkan bahasa lisan kedalam bahasa visual. Musti pakai ilmu semiotika. Anutan saya adalah mukadimah diskusi yang disusun oleh redaksi. Sesudah itu, eksekusi.
Saya dituntut kejelian membaca kalimat. Saya diminta kepatutan menerjemahkan bahasa mukadimah. Saya diharuskan menggunakan kaidah kemanusiaan dalam objek gambar. Dan saya dipastikan bisa memvisualisasikan judul diskusi bulanan komunitas kami.
Kreatif!
Dan saya terbakar...
Tabik,
Hilmy Nugraha
sent from smartphone
Unik.
Tabik,
Hilmy Nugraha
sent from smartphone
Copyright © menjadi Hilmy Nugraha
Theme by BloggerThemes & | Design by awfy