Sugih tanpa banda, digdaya tanpa aji. Trimah mawi pasrah Suwung pamrih tebih ajrih. Langgeng tan ana susah tan ana bungah. Anteng manteng sugeng jeneng
H. Agus Salim, Menguasai 7 Bahasa Asing Sekaligus
Namanya Haji Agus Salim.
Dan Agus Salim menguasai 7 bahasa asing, Belanda, Inggris, Jerman, Perancis, Arab, Turki dan Jepang. Tokoh-tokoh besar Indonesia lainnya, seperti Sukarno dan Hatta, rata-rata menguasai 4 bahasa utama dunia. Kalau Indonesia mempunyai pejuang-pejuang unggul, bukankah Indonesia pastinya bisa mengalahkan bangsa-bangsa Barat dan Jepang? Atau bangsa manapun di dunia?
Kenapa Indonesia sekarang terbelakang?
Rizki dan Keuntungan Usaha
Tidak banyak manusia yang berpikir bahwa rizki adalah 100% berasal dari Tuhan. Dan bahwa keuntungan yang diperoleh dari usaha, dagang, jual beli atau bercocok tanam, terdapat prosentase hasil dari upaya manusia sendiri, tapi juga ada prosentase dari rizki Tuhan. Sebab tidak semua orang bertani akan panen. Tidak semua orang berdagang akan laba. Ada peran Tuhan di dalam panen dan laba. Sementara ada manusia yang tidak berdagang dan tidak bercocok tanam tapi tetap dilimpahi rizki oleh Tuhan.
Tugas manusia di dunia, ada Covid-19 atau tidak, adalah terus beramal saleh, tetap bekerja keras. Manusia terus menanam, meskipun terkadang tidak mengetam. Manusia tidak berhenti berikhtiar, meskipun bisa mengalami kegagalan. Maka justru karena itu manusia butuh terus memelihara keyakinannya bahwa Tuhan bertanggungjawab kepada janjiNya bahwa Ia melimpahkan rizki kepada semua makhluk-Nya.
Di wilayah usaha dan kerja keras itulah letak hidup manusia. Kecuali kalau manusia adalah Tuhan, maka wilayahnya bisa sampai ke kepastian untuk berhasil.
- Emha Ainun Nadjib
R14
di selisih larut rasa
kau beranjak penuh asa
melenakan jiwa raya
kau tertawa berpeluk derita bercerita
bersinari masyhur diri yang tak pernah kau acuhkan
terlatih guratan raja
kau terus berburu asa
meragukan jiwa raya
kau tertawa berpeluk derita bercerita
bersinari masyhur diri yang tak pernah kau acuhkan
melambai kisah yang akan terus mengujarkan
pelita dunia yang terang
di selisih larut rasa
kau beranjak penuh asa
melenakan jiwa raya
kau tertawa berpeluk derita bercerita
bersinari masyhur diri yang tak pernah kau acuhkan
melambai kisah yang akan terus mengujarkan
pelita dunia yang terang






