Reporter: "Mbak, di sini saya lihat bawa posternya Christian Gonzales, nge-fans ya?"
Supporter: (Antusias) "Iyaaa, saya suka banget sama Gonzales! Dia maennya jago banget!"
Reporter: "Oke, oke, prediksi mbak, di pertandingan ini, Gonzales bisa nyetak berapa gol nih?"
Supporter: (Masih antusias) "Errr, hari ini dia pasti nyetak tiga gol, mbak!"
Reporter: "Kalau begitu, berapa prediksi skor pada pertandingan hari ini?"
Supporter: (Semangat) "DUA KOSONG!"
Liputan berita, didengar oleh penonton yang langsung merasa kalah di awal.
ngupingjakarta.blogspot.com
Lembayung Bali - Saras Dewi
nb : lagunya syahdu. tidak menye-menye, tapi haru. suaranya indah juga anggun. aku ingat pantai dan masa kecil.
Membaca Peta
Aku tertawa ketika mendengar teman les bahasa inggrisku berkata bahwa hobinya membaca peta. Dalam batin, Apa enaknya?
Pun Nadia, ketika kuberikan softcopy lonely planet around the world, dia begitu suka membuat perjalanan imajinernya di dalam lonely planet. Seakan-akan dia sudah pergi berjalan-jalan saja.
Tapi sekarang aku berubah pikiran sekaligus. Dan mengimani mereka. Membaca peta itu menyenangkan. Setidaknya kita sudah berjalan-jalan tanpa perlu pindah satu inchipun dari tempat kita berada.
Aku beli banyak peta di kamar. Peta Indonesia itu wajib 'ain. Peta jogja aku punya, dapat dari gratisan teman. Peta mudik telkomsel aku punya, lumayan ada pulau Jawa, Sumatra dan Sulawesi. Dan yang terakhir, aku beli loakan National Geographic Traveler, hanya untuk dapat peta mudik bonusan. Haha, kadang terasa konyol sekali.
Dari peta, aku bisa membuat rencana perjalanan. Setidaknya aku tahu, ketika dalam perjalanan, aku melalui kota mana saja. Dan berjanji, untuk bisa singgah di kota-kota unik yang pernah ada.
Sungguh, ini bagian cintaku pada perjalanan. Membaca peta.
17 Februari 2011
18:43
udara dingin, masih beringus.
Pun Nadia, ketika kuberikan softcopy lonely planet around the world, dia begitu suka membuat perjalanan imajinernya di dalam lonely planet. Seakan-akan dia sudah pergi berjalan-jalan saja.
Tapi sekarang aku berubah pikiran sekaligus. Dan mengimani mereka. Membaca peta itu menyenangkan. Setidaknya kita sudah berjalan-jalan tanpa perlu pindah satu inchipun dari tempat kita berada.
Aku beli banyak peta di kamar. Peta Indonesia itu wajib 'ain. Peta jogja aku punya, dapat dari gratisan teman. Peta mudik telkomsel aku punya, lumayan ada pulau Jawa, Sumatra dan Sulawesi. Dan yang terakhir, aku beli loakan National Geographic Traveler, hanya untuk dapat peta mudik bonusan. Haha, kadang terasa konyol sekali.
Dari peta, aku bisa membuat rencana perjalanan. Setidaknya aku tahu, ketika dalam perjalanan, aku melalui kota mana saja. Dan berjanji, untuk bisa singgah di kota-kota unik yang pernah ada.
Sungguh, ini bagian cintaku pada perjalanan. Membaca peta.
17 Februari 2011
18:43
udara dingin, masih beringus.
ditulis oleh
Hilmy Nugraha
17 Februari 2011
Labels:
2011,
me,
membaca peta,
pemikiran,
perjalanan
6
kata-kata
Ada Cacat Di Otak Kita
Kekerasan di Temanggung dan Pandeglang tidak bisa kuterima di akal sehatku. Tentu saja aku membela mereka sebagai korban.
Ini bukan semata-mata aku mendukung agamanya, atau aku mencaci agama yang menyerang. Toh yang menyerang itu agama islam. Dan aku orang islam. Sejak kecil aku dididik secara islam. Diajarkannya kasih sayang, sopan santun dan disiplin beragama.
Tapi yang terjadi kemarin sungguh keterlaluan. Islam tak pernah mengajarkan kekerasan! Rasulullah dengan dalil apapun juga tak pernah menyebutkan bahwa membakar tempat ibadah orang lain itu diperbolehkan. Silakan anda-anda membuka sejarahnya. Dan kujamin takkan pernah ditemukan.
Kok bisa ya terjadi hal semacam kemarin? Aku tetap berpositif thinking. Mungkin saja ini memang ulah sebagian kecil manusia yang belum sampai pada taraf kedewasaan berpikir. Atau bisa jadi ini sekedar provokasi, yang kembali menjelekkan citra islam. Sama seperti kasus terorisme dan sebagainya.
Dan, sampai sekarangpun, kekerasan tidak bisa kuterima! pun Islam!
Mana orang-orang yang menyerukan keprihatinan atas korban perang di Palestina? Mana orang-orang yang berdemo melarang keras perang di Timur Tengah? Sedang di negara sendiri, kekerasan kemanusiaan dianggap wajar hanya karena beda 'aliran'. Bukankah ini kejahatan kemanusiaan yang sesunggguhnya? Tidak merasa terguncang melihat kekerasan.
Sungguh, ada cacat di otak kita. Melihat yang demikian kita diam saja. Atau malah tertawa, mendukung, hanya karena berbeda.
120211
05:17
mau mandi, tapi masih gelap.
Ini bukan semata-mata aku mendukung agamanya, atau aku mencaci agama yang menyerang. Toh yang menyerang itu agama islam. Dan aku orang islam. Sejak kecil aku dididik secara islam. Diajarkannya kasih sayang, sopan santun dan disiplin beragama.
Tapi yang terjadi kemarin sungguh keterlaluan. Islam tak pernah mengajarkan kekerasan! Rasulullah dengan dalil apapun juga tak pernah menyebutkan bahwa membakar tempat ibadah orang lain itu diperbolehkan. Silakan anda-anda membuka sejarahnya. Dan kujamin takkan pernah ditemukan.
Kok bisa ya terjadi hal semacam kemarin? Aku tetap berpositif thinking. Mungkin saja ini memang ulah sebagian kecil manusia yang belum sampai pada taraf kedewasaan berpikir. Atau bisa jadi ini sekedar provokasi, yang kembali menjelekkan citra islam. Sama seperti kasus terorisme dan sebagainya.
Dan, sampai sekarangpun, kekerasan tidak bisa kuterima! pun Islam!
Mana orang-orang yang menyerukan keprihatinan atas korban perang di Palestina? Mana orang-orang yang berdemo melarang keras perang di Timur Tengah? Sedang di negara sendiri, kekerasan kemanusiaan dianggap wajar hanya karena beda 'aliran'. Bukankah ini kejahatan kemanusiaan yang sesunggguhnya? Tidak merasa terguncang melihat kekerasan.
Sungguh, ada cacat di otak kita. Melihat yang demikian kita diam saja. Atau malah tertawa, mendukung, hanya karena berbeda.
120211
05:17
mau mandi, tapi masih gelap.
hari #32 : tentang 14 Feb
proyek satu bulanku sudah usai.
tak ada yang istimewa di hari ini. aku menyengajakannya.
terlalu banyak orang yang mengharapkan hadiah dari orang lain. tapi berapa orang yang menghadiahi dirinya sendiri. aku rasa inilah yang disebut dengan penghargaan kita kepada diri kita sendiri.
aku tak ingin menirunya. aku ingin menghadiahi diri sendiri. kadang, kita terlampau lupa, betapa berharganya kita, sehingga kita terlalu menuntut banyak ke orang lain. menginginkan orang lain memberikan sesuatu pada kita, tanpa kita pernah memberikan sesuatu pada diri kita. tak mau berkaca.
tulisanku selama satu bulan, memang sengaja kutuliskan sebagai hadiah ulang tahun untuk diriku sendiri. aku tidak sedang berada di keadaan dengan keuangan yang longgar. beberapa minggu terakhir adalah minggu-minggu berat dalam hal keuangan. dan tentu saja, aku tak bisa membelikan apapun untuk aku sendiri. maka aku menulis saja. cara ini terinspirasi dari mbak teo dalam blog indahnya.
beberapa tulisan yang sudah kutulis selama satu bulan terdiri dari beberapa tema. kebanyakan adalah tentang pandangan-pandangan tentang tema yang kulontarkan sendiri. beberapa ada yang bermanfaat bagi yang membacanya, beberapa bahkan ada yang hanya sampah.
semoga untuk semua yang kulakukan selama ini, bisa membuatku merasa lebih berharga. setidaknya merasa bahwa aku hidup.
selamat hari lahir hil, semoga sisa usiamu berkah, bahagia dan manfaat.
hidup hilmy!
140211
07:36
spirit carries on - dreamtheatre
sudah 23, semoga yang kemarin dan kedepan bermanfaat.
saatnya ganti KTP.
ditulis oleh
Hilmy Nugraha
14 Februari 2011
Labels:
14,
2011,
februari,
me,
pemikiran,
perenungan,
ucapan,
ulang tahun
8
kata-kata
hari #31 : tentang proposal hidup

#tentang proposal hidup
Proposal hidup sudah kutulis sejak 2009.
Ya Allah, Ya Rabb kami,
Inilah proposal hidupku. Apabila dengan ini Engkau semakin dekat cinta kepadaku bantulah aku. Jika dengan ini keberadaanku menjadi jalan kebaikan dan manfaat kepada banyak orang bantulah aku. Akan tetapi jika dengan proposal hidup ini Engkau menjauh dariku dan keberadaanku membebani orang-orang yang berada di sekitarku, berilah aku petunjuk kepadaku. Jangan tinggalkan aku, ya Rabb..
Ya Allah, bantulah aku untuk mampu mewujudkan Proposal hidup ini sebab tanpa bantuan dan pertolongan-Mu aku pasti tak akan mampu merealisasikan Proposal Hidup ini.
Dengan pertolongan Allah, aku yakin bisa meraih apapun yang aku inginkan. Aku izinkan diriku untuk berhasil. Aku izinkan diriku untuk berubah. Aku izinkan nasibku untuk terus membaik. Saat ini dan selamanya aku selalu mengizinkan semua yang aku inginkan untuk hadir didalam hidupku dengan mudah dan menyenangkan…
Ya Allah, kabulkanlah…
Amin..
130211
21:55
spirit carries on - dreamtheatre
berusaha meninggalkan ego.
ditulis oleh
Hilmy Nugraha
Labels:
2011,
hidup,
me,
pemikiran,
perenungan,
proposal,
ulang tahun
2
kata-kata
hari #30 : tentang malam

#tentang malam
Malam, kupersahabati dengan damaimu.
Bulan, kupersembahkan setia untukmu.
Bintang, kusertakan cahaya selalu menemanimu.
Matahari, kurelakan tak selalu bersamamu.
Udara, kuantarkan dingin padamu.
Gelap, sesekali saja, aku menikmatimu.
Kali ini aku ingin dia datang.
Malam-malam,
Duduk lengang, di kursi panjang, ujung gang.
130211
21:24
sudah malam,
mandi!
hari #29 : tentang kota impian

Manusia hidup di dunia ini tidak bisa milih mau jadi orang seperti apa. Mau jadi laki-laki atau perempuan, mau jadi anak orang kaya atau orang kere. Mau jadi orang pinter bawaan lahir atau goblok luar biasa sejak bayi. Dan juga kita tak bisa milih, mau dimana kita lahir.
Tapi berita gembiranya adalah kita bisa menyikapinya. Dan ketika dewasa kita diberi kehendak, untuk menentukan diri kita mau jadi apa hingga mau tinggal dimana.
Nah, ini yang aku sukai. Berkhayal. Dan khayalan kali ini adalah tentang tempat-tempat impian mana saja yang ingin ku tinggali.
So, cekidot boi!
- Jogja
Aku punya teman SMK, namanya Henny, anak magelang. Anaknya tomboi habis. Dan dia lah yang membukaan pikiranku tentang ingahnya tinggal di desa. Jogja salah satu pilihanku untuk ini. Aku berharap bisa tinggal di jogja, di desa, tidak di kotanya yang sudah penuh, sesak dan sumpek. Aku membayangkan kebun-kebun luas berisi pohon kelapa dan kolam ikan lele. Haha. Jogja, kota budaya, jawa masih terasa di dalamnya. Cukup didesanya saja ya.
- Malang
Jika ada kota yang belum kujelajahi tapi ingin kutinggali, maka Malang adalah jawabannya. Kota ini ekstentrik didalam pikiranku. Entah kenapa. Entah kenapa. Dan memang entah kenapa. Inilah yang disebut chemistry. Cukup aku dan Tuhan saja yang tahu. Bahkan malaikatpun tidak! Hahaha.
- Magelang
Di Kabupaten Magelang tentunya. Sama sekali aku sudah tak ingin tinggal di kota-kota yang padat huni. Magelang masih hijau, subur dan bersahaja. Banyak candi disana. Pariwisata berkembang pesat. Kultur jawa masih kental.
- Bogor
Untuk wilayah priangan, aku memilih Bogor saja. Di Kabupatennya juga. Bogor hijau. Meski bahasa sundanya termasuk bahasa kasar, tapi aku cukup menikmati tinggal disini. Aku pernah satu tahun di Bogor.
- Banyumas
Tentu saja, ini adalah wilayah jajahanku sekarang. Haha.
Kenapa aku tidak mencantumkan kota-kota diluar jawa. Terus terang, aku belum pernah keluar jawa. Hehe. Jadi memang belum tahu karakter kota disana. Mungkin jika aku sudah pernah keluar jawa, pandangan dan impianku bisa berubah lagi. Dari beberapa alasan yang ada, kebanyakan adalah alasan sentimentil. Jadi harap maklum saja, aku bukan ahli perkotaan maupun sosiolog. Hehe.
13 Februari 2011
21:05
Menjelang malam, aku ingin tidur.
hari #28 : tentang kebencian

Aku sudah berjanji, menandatangani kontrak seumur hidup, menyatakan diri, bersumpah kepada diri sendiri, untuk tidak membenci siapapun. Untuk tidak membenci sifat kemanusiaannya. Siapapun dia.
Karena menurut Cak Nun, kebencian itu hanya berjodoh dengan kematian.
Sebenci apapun orang kepada dirimu, bersyukurlah. Dengan itu kamu bisa menunjukkan sesungguhnya cinta kepada orang yang benar-benar membencimu. Itulah cinta yang sebenarnya.
Dan jangan sekalipun membenci orang lain. Itu bisa menghapus semua penilaian baik kepada orang lain. Mengikis semua potensi kebaikan kita kepada orang tersebut. Sungguh merugikan...
Sesungguhnya, setiap manusia itu indah, apabila kita bisa menerimanya dengan tulus. Belajarlah menerima!
130211
21:30
You make my world so colorful - daniel sahuleka
sms datang, aku hilang.
ditulis oleh
Hilmy Nugraha
Labels:
2011,
kebencian,
me,
pemikiran,
perenungan,
ulang tahun
0
kata-kata
hari #27 : tentang ibu

#tentang ibu
bolehkah aku berpuisi tentangmu?
tentang matamu yang Indah
tentang alismu yang Indah
tentang hidungmu yang Indah
tentang bibirmu yang Indah
tentang senyummu yang Indah
tentang lentik jarimu yang Indah
tentang ramahmu yang Indah
tentang sopanmu yang Indah
tentang tawamu yang Indah
tentang sedihmu yang Indah
tentang segarmu yang Indah
tentang sakitmu yang Indah
tentang namamu yang Indah
tentang dirimu, yang memang
benar-benar Indah
nb : Ini untuk ibuku. Yang pandai memasak, dan tak pernah lelah menyuruhku mandi sore. Makasih bu, bakti seumur hidupkupun takkan mampu membayar satu detik pengorbananmu untukku. Sungguh.
130211
21:34
together again - dave koz
banyak nyamuk.
hari #26 : tentang rejeki
#tentang rejeki
rejeki adalah sistem sebab akibat, yang sebabnya harus jelas, tapi yang akibatnya sebagian besar ghaib
-- mtgw
Ikhlaslah. Tidak semua sesuatu yang kita dapatkan dari sesuatu hal yang kita kerjakan. Ini bukan berarti Tuhan tidak adil. Justru inilah adil yang sebenarnya. Dan kesabaran memainkan perannya disini.
Terkadang, kita sudah berusaha mati-matian bekerja, berusaha, berjualan, atau apapun istilahnya, namun tak jua mendapatkan titik cerah pendapatan dari situ. Apa yang salah?
Bisa jadi kita kurang sabar dalam berikhtiar. Atau memang tidak semua yang kita dapatkan berasal dari yang kita usahakan.
Yang harus kita lakukan adalah meluruskan niat dalam menjemput rejeki, serta memaksimalkan ikhtiar kita.
Ini adalah nasihat untuk diriku sendiri. Agar senantiasa ikhlas dan sabar. Semoga aku berkenan.
130211
21:19
if you're not the one - daniel bedingfield
ah, aku jadi ingat.
rejeki adalah sistem sebab akibat, yang sebabnya harus jelas, tapi yang akibatnya sebagian besar ghaib
-- mtgw
Ikhlaslah. Tidak semua sesuatu yang kita dapatkan dari sesuatu hal yang kita kerjakan. Ini bukan berarti Tuhan tidak adil. Justru inilah adil yang sebenarnya. Dan kesabaran memainkan perannya disini.
Terkadang, kita sudah berusaha mati-matian bekerja, berusaha, berjualan, atau apapun istilahnya, namun tak jua mendapatkan titik cerah pendapatan dari situ. Apa yang salah?
Bisa jadi kita kurang sabar dalam berikhtiar. Atau memang tidak semua yang kita dapatkan berasal dari yang kita usahakan.
Yang harus kita lakukan adalah meluruskan niat dalam menjemput rejeki, serta memaksimalkan ikhtiar kita.
Ini adalah nasihat untuk diriku sendiri. Agar senantiasa ikhlas dan sabar. Semoga aku berkenan.
130211
21:19
if you're not the one - daniel bedingfield
ah, aku jadi ingat.
Menulis Kesia-siaan
Aku terdiam. Kembali menggali. Bercermin. Ratusan tulisanku selama ini hanya sampah. Sampah kepala yang mengalir melalui tangan dan tuts-tuts keyboard laptopku. Jadilah ribuan huruf yang tergabung menjadi kalimat, lalu jadi paragraf dan membentuk satu tulisan. Itupun hanya sampah.
Meski disatu sisi aku percaya, sampah pikiran mesti harus dibuang. Daripada menggumpal keras dikepala dan berubah menjadi jerawat-jerawat mungil di wajah.
Aku memasuki frase. Dimana aku harus lebih banyak menulis. Dimana aku harus lebih banyak menghasilkan tulisan. Enak dibaca dan bermanfaat bagi orang lain. Tak hanya menambah kerutan dahi dan cibiran mulut para pembaca.
Ini berarti pula aku harus menambah banyak diskusiku dengan orang lain. Menambah buku bacaanku. Dan tentu saja blogwalking.
Aku harus merubah diri, dari menulis kesia-sian, menjadi menulis kebermanfaatan. Dan aku memulainya dengan mendaftar puluhan judul unik yang akan aku tulis. Memandang segala sesuatunya lebih luas. Menyadarkan diri. Mengambil sudut pandang dari sisi yang berbeda.
Baru saja kumulai.
100211
15:01
Endah n Rhesa - I Dont Remember
jerawat muncul di bawah mulut,
semoga sabtu sudah hilang.
Meski disatu sisi aku percaya, sampah pikiran mesti harus dibuang. Daripada menggumpal keras dikepala dan berubah menjadi jerawat-jerawat mungil di wajah.
Aku memasuki frase. Dimana aku harus lebih banyak menulis. Dimana aku harus lebih banyak menghasilkan tulisan. Enak dibaca dan bermanfaat bagi orang lain. Tak hanya menambah kerutan dahi dan cibiran mulut para pembaca.
Ini berarti pula aku harus menambah banyak diskusiku dengan orang lain. Menambah buku bacaanku. Dan tentu saja blogwalking.
Aku harus merubah diri, dari menulis kesia-sian, menjadi menulis kebermanfaatan. Dan aku memulainya dengan mendaftar puluhan judul unik yang akan aku tulis. Memandang segala sesuatunya lebih luas. Menyadarkan diri. Mengambil sudut pandang dari sisi yang berbeda.
Baru saja kumulai.
100211
15:01
Endah n Rhesa - I Dont Remember
jerawat muncul di bawah mulut,
semoga sabtu sudah hilang.
Kecanggihan Manusia Dulu
Siapa bilang orang jaman dulu itu orang yang bodoh-bodoh? Dan orang jaman sekarang itu pintar-pintar?
Lihat saja peninggalan-peninggalan jaman udlu yang masih tersisa. Ambil contoh Candi Borobudur. Apa yang kalian lihat? Eksotis? Luar biasa? Bangunan super rumit? Ya, aku sependapat dengan kalian. Borobudur itu luar biasa. Jangan dibayangkan bahwa orang jaman dulu itu membangun Borobudur sama seperti Sangkuriang membuat perahu besar yang penuh dengan dongeng itu. Atau masih percaya dengan dongeng Roro Jonggrang pada Prambanan? Hm...
Aku melihat bahwa Borobudur itu mungkin diciptakan dengan teknologi yang canggih, bahkan mungkin lebih canggih dari jaman sekarang. Lihat saja akurasi dan presisi dalam pembangunan Candi. Bayangkan cara menumpuk ratus ribuan batu hingga menjadi bangunan yang sangat indah itu. Lihat juga arti filosofi yang ada pada setiap inchi batu Borobudur. Luar biasa. Aku bisa membayangkan bahwa jaman dulu orang itu luar biasa cerdas dan canggih. Bisa jadi jaman dulu sudah ada Crane yang bisa mengangkat batu-batu seperti itu.
Kemudian lihatlah Piramida di Mesir, Stonege di Eropa. Bisa kalian bayangkan, bisa jadi mereka tidak menggunakan teknologi manual seperti yang kita bayangkan. Bisa jadi teknologi mereka sangat canggih. Namun takdir Tuhan meniadakan generasi mereka karena sombong. Bisa jadi. Sama seperti Atlantis, dimana jaman sudah sedemikian canggih, tapi karena kesombongannya hancurlah seketika atas kehendak Tuhan.
Ini semakin membuktikan, bisa jadi teknologi jaman dulu tidak kalah canggihnya dengan jaman sekarang. Apa sekarang kita mampu membuat candi Borobudur kembali? Aku rasa memang sudah tidak relevan. Namun bukan berarti manusia berhenti berkarya dan membuktikan kecerdasan serta kecanggihan mereka. Lihat saja, menara Dubai, lihat pula jembatan Suramadu, atau lihat rancangan terowongan di selat Bosporus yang menakjubkan itu. Bisa jadi itu adalah bangunan-bangunan hebat dimasa kini.
Dan, akan dikenang oleh orang-orang dimasa mendatang sebagai peninggalah bersejarah.
Akalku masih terbatas, membayangkan seperti apa kecanggihan teknologi jaman dahulu. Aku masih yakin, bahwa mereka tidak bekerja secara manual, seperti apa yang kita bayangkan selama ini.
Bisa jadi.
070211
22:03
papuaku kini - dewa budjana
warnet, malam ini penuh.
Fokus
Fokus itu bukan soal seberapa banyak yang kita kerjakan, tapi sejauh mana kemampuan kita mengoptimalkan hasil dalam satu waktu. Misal begini mas, kita kan bisa saja membakar 2 buah kertas dengan sinar matahari dalam waktu yang bersamaan dengan catatan kita punya 2 kaca lup dan kita mampu mengkondisikan 2 kaca lup itu agar sinar matahari terpusat di satu titik dengan kakuatan yang sama.
-- mas Arif RH
050111
12:43
Sudah Februari
Oh ya, sudah februari. Lekas sekali. Nampaknya baru kemarin aku melihat orang-orang pulang pagi, berhura-hura, meniup terompet sepanjang jalan, dan melihat kembang api di langit. Rasanya baru kemarin aku menulis resolusi hidupku untuk 2011, eh sekarang Februari datang begitu saja. Lekas sekali.
Waktu terasa begitu cepat. Cepat sekali. Apa karena aku menikmatinya? Atau karena aku tak merasakannya sebagai hal yang penting?
Banyak penyeselan, kenapa aku belum melakukan ini, kenapa aku belum melakukan itu. Yang mungkin seharusnya kulakukan di bulan Januari.
Menunda-nunda, itu mungkin kesalahanku. Dan aku tak bisa menyalahkannya kepada sifat Pleghmatisku.
So, bagaimana dengan Februari? Ini sudah hampir separuh jalan. Ayo, bergegaslah kawan! Bergegaslah hil.
070211
20:09
thomas (gigi) - alone
perut melilit, ingin mandi lagi.
Waktu terasa begitu cepat. Cepat sekali. Apa karena aku menikmatinya? Atau karena aku tak merasakannya sebagai hal yang penting?
Banyak penyeselan, kenapa aku belum melakukan ini, kenapa aku belum melakukan itu. Yang mungkin seharusnya kulakukan di bulan Januari.
Menunda-nunda, itu mungkin kesalahanku. Dan aku tak bisa menyalahkannya kepada sifat Pleghmatisku.
So, bagaimana dengan Februari? Ini sudah hampir separuh jalan. Ayo, bergegaslah kawan! Bergegaslah hil.
070211
20:09
thomas (gigi) - alone
perut melilit, ingin mandi lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)
